10 Pendengaran Hewan Paling Ekstrim di Dunia

Sama sekali tidak ada yang dapat menandingi kecerdasan manusia di dunia. Hewan juga memiliki kekuatan yang tak tertandingi. Mode dengar canggih ini bahkan lebih efisien daripada sonar buatan manusia.

10 Pendengaran Hewan Paling Ekstrim di Dunia

Mendengar adalah rasa yang kita gunakan setiap hari sebagai manusia. Kita menggunakannya untuk menghindari bahaya, berbicara dengan orang yang dicintai dan berkomunikasi dengan semua yang ada di sekitar kita. Rentang pendengaran rata-rata untuk manusia adalah antara 20 Hz hingga 20 kHz dan menggunakan tiga otot untuk membantu proses pendengaran.

Manusia itu unik di dunia binatang dengan ciri-ciri dan kemampuan yang benar-benar mengagumkan. Tapi mari kita akui, tidak semua dari kita berbakat dengan kekuatan pendengaran yang super. Tahukah kamu bahwa ada hewan dengan pendengaran lebih baik daripada manusia?

Lihatlah di bawah 10 hewan dengan indera pendengaran paling ekstrim.

1. Gajah

Gajah

Dengan telinga besar gajah yang berfungsi sebagai amplifier, benar-benar tidak mengejutkan untuk melihatnya di daftar ini. Memiliki frekuensi pendengaran mulai dari minimum 14 hingga 16 hertz hingga 12.000 hertz. Penelitian tentang gajah Afrika juga menunjukkan bahwa gajah itu mengirim dan menerima informasi melalui suara frekuensi rendah yang melakukan perjalanan bermil-mil di bawah tanah sabana.

2. Kucing

Kucing

Tidak hanya pendengaran kucing yang sangat mengesankan dengan kisaran rata-rata antara 45Hz - 64.000Hz, mereka juga mengesankan secara mekanis. Telinga manusia terdiri dari tiga otot dan tiga tulang terkecil di tubuh; telinga kucing dikendalikan oleh sekitar tiga lusin otot per telinga yang memungkinkan mereka memutar telinganya 180 derajat untuk cakupan periferal sepenuhnya.

3. Anjing

Anjing

Frekuensi pendengaran anjing adalah 40 hertz hingga 60.000 hertz. Memiliki 18 otot di telinga yang membantunya memutar, menggoyangkan, dan memiringkan telinga untuk mendengar suara lebih jauh.

4. Kelelawar

Kelelawar

Kedua dari ngengat lilin yang adalah kelelawar. Ia menggunakan "ekolokasi" ketika ia melakukan perjalanan di dunia nokturnalnya dan juga ketika ia mencari mangsanya. Frekuensi pendengaran kelelawar berkisar dari 9 kilohertz hingga 200 kilohertz.

5. Lumba-Lumba

Lumba-Lumba

Lumba-lumba menggunakan ekolokasi seperti halnya kelelawar. Meskipun tidak memiliki telinga eksternal seperti kebanyakan hewan, ia dapat mendengar melalui lubang kecil yang ditemukan di kedua sisi kepalanya sementara tidak di bawah air. Di bawah air, ia menggunakan tulang rahang bawahnya, yang mengalirkan suara ke telinga tengah. Jarak pendengaran Lumba-lumba berkisar dari 20 hertz hingga 150 kilohertz.

6. Burung Hantu

Burung Hantu

Kisaran pendengaran burung hantu adalah dari 200 hertz hingga 12 kilohertz. Ini sangat sensitif, dengan penglihatan dan kepala yang luar biasa yang dapat berubah hingga hampir 360 derajat!

7. Tikus

Tikus

Tikus sangat pandai menentukan lokasi pasti dari mana suara berasal, karena telinga mereka begitu dekat. Hewan yang mungkin albino secara historis memiliki masalah dengan pendengaran mereka, terutama kucing dan manusia. Namun, tikus tampaknya menjaga pendengarannya dan tidak menderita gangguan pendengaran apa pun yang mungkin muncul pada hewan lain. Kisaran tikus termasuk dalam kategori USG, yaitu suara yang terlalu tinggi untuk didengar manusia. Tikus memiliki jangkauan pendengaran yang lebih baik daripada kucing. Mulai dari 200 hertz hingga 76 kilohertz.

Baca Juga : 5 Standar Kecantikan Unik di Berbagai Negara

8. Kuda

Kuda

Pernahkah kamu melihat semua kuda dalam kawanan berbaring pada saat yang sama? Sekawanan kuda akan selalu memiliki setidaknya satu pengintaian, untuk memperingatkan orang lain tentang bahaya potensial yang mungkin ada di sekitar mereka. Pendengaran kuda sangat penting untuk melindungi kawanan. Fungsi utama pendengaran kuda adalah untuk mendeteksi suara, menentukan dari mana suara itu berasal, untuk mengidentifikasi apa suara itu dan mengetahui apakah sudah waktunya untuk memperingatkan kawanan atau tidak. Kuda juga menggunakan telinga mereka untuk mengkomunikasikan suasana hati mereka dan dapat mengekspresikan perasaan melalui ekspresi wajah.

9. Merpati

Merpati

Merpati dapat mendengar infrasonik, suara yang jauh lebih rendah daripada yang dapat didengar manusia. Dengan merpati rata-rata dapat mendengar suara serendah 0,5 Hz, mereka dapat mendeteksi badai yang jauh, gempa bumi dan bahkan gunung berapi. Dengan kemampuan pendengaran yang luar biasa dan keterampilan navigasi mereka, mereka disebut sebagai navigator terbaik di dunia.

10. Ngengat Lilin Besar

Ngengat Lilin Besar

Ngengat Lilin (Wax Moth) yang lebih besar dapat mendengar 150 kali lebih baik daripada manusia. Pendengaran hewan ini dapat mencapai 300 kilohertz dan, yang mengejutkan, mendengar 100 kilohertz lebih dari kelelawar. Para peneliti di Universitas Strathclyde menemukan bahwa makhluk ini adalah hewan yang memiliki pendengaran paling ekstrem di dunia.

Hewan-hewan ini memiliki kemampuan pendengaran yang luar biasa yang membantu mereka melindungi diri sendiri, berburu makanan, dan hidup dengan aman di lingkungan apa pun yang mereka miliki.


Comments

There are no comments yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 Tanda Hubungan Yang Tidak Sehat

10 Tanda Hubungan Yang Tidak Sehat

Cara Merawat Rambut Kamu Di Musim Panas

Cara Merawat Rambut Kamu Di Musim Panas