Berbagai Jenis Ramen Jepang Yang Harus Kamu Ketahui

Ramen bukan hanya satu mangkuk mie karena setiap mangkuk mencerminkan lokal tempat asalnya. Jadi, jika ingin mencicipi ramen terbaik yang dapat kamu temukan maka kamu perlu mencatatnya!

bertemu dengan mie halus yang dimasak dengan sempurna, keajaiban sejati terjadi. Ini adalah salah satu hidangan paling populer tidak hanya di Jepang tetapi di seluruh dunia. Ia memiliki daya pikat yang memabukkan itu ketika tiba di meja mengepul panas, meminta kamu untuk mengambil satu slurp raksasa pertama itu!

Awalnya hidangan Cina, ramen dulunya hanya makan malam buruh tetapi sekarang telah ditampilkan di banyak restoran dan acara Jepang, serta di anime dan manga. Dan hari ini, sebagian besar wilayah di Jepang membuat variasi unik mereka sendiri dengan berbagai kaldu, mie, bumbu, dan topping ramen mereka sendiri. Tapi janganlah menyusuri jalan yang (sangat membingungkan) dan hanya fokus pada empat jenis ramen utama Jepang, yang diputuskan oleh keinginan, atau rasa dasar:

1. Shio (Garam) Ramen

Shio Ramen

Garam laut (atau "shio") adalah bentuk bumbu ramen tertua; dan telah digunakan selama beberapa dekade untuk membuat kaldu ramen. Kaldu disiapkan dengan merebus ayam atau babi untuk membuat dasarnya. Walaupun kaldu memiliki transparansi yang khas, kamu masih bisa mengidentifikasinya dengan rasanya yang sangat asin, serta warna kuning beningnya.

Ramen ini memiliki rasa yang ringan dan biasanya disajikan dengan banyak rumput laut. Siapa pun yang memiliki masalah dengan natrium harus menghindarinya karena jelas mengandung banyak garam.

2. Shoyu (Soy Sauce) Ramen

Shoyu (Soy Sauce) Ramen

Ramen versi flavourful yang kaya ini dibuat dengan kecap Jepang dan karenanya mudah dikenali dari warnanya yang lebih gelap. Kaldu coklat bening Shoyu Ramen juga didasarkan pada stok yang terbuat dari tulang ayam ("torigara"), makanan laut, dan kadang-kadang tulang babi ("tonkotsu") atau daging sapi.

Saus kedelai ditambahkan selanjutnya, menghasilkan sup yang tajam, namun masih cukup ringan di langit-langit mulut. Ramen ini biasanya memiliki mie keriting daripada yang lurus dan disajikan dengan semua jenis topping; termasuk menma yang diasinkan (rebung), bawang hijau, ninjin (wortel), kamaboko (kue ikan), nori (rumput laut), telur rebus, dan tauge.

Ramen saus kecap adalah variasi populer di Tokyo khususnya, dan jangan sampai terlewatkan jika kamu berkunjung!

3. Tonkotsu (Tulang Babi) Ramen

Tonkotsu (Tulang Babi) Ramen

Tonkatsu (yang secara harfiah berarti "tulang babi.") Adalah kaldu tulang babi rebus yang tebal dan berwarna putih keruh. Tulang-tulang tersebut direbus dengan panas tinggi hingga 20 jam, dan ini - bersama dengan lemak babi - menciptakan pewarnaan yang unik dan konsistensi lembut. Ini juga mencukupi kaldu dengan rasa babi yang lezat.

Mie di Ramon Tonkatsu biasanya sangat tipis, dan mangkuk atasnya dengan bawang, babi char siu, rebung, jamur kikurage cincang halus dan acar jahe.

4. Miso (Pasta Kacang Fermentasi) Ramen

Miso (Pasta Kacang Fermentasi) Ramen

Image source: justonecookbook

Miso ramen adalah ramen yang relatif lebih muda dibandingkan ramen lainnya; itu mendapatkan popularitas hanya pada pertengahan 1960-an di Hokkaido. Berbeda dengan yang lain, Miso Ramen memiliki rasa kacang dan sedikit manis. Rasa unik ini berasal dari kaldu yang dibuat dengan miso, ayam atau kaldu ikan berminyak dan terkadang dengan tonkatsu atau lemak babi untuk membuat sup yang kental dan sangat lezat.

Kaldu ramen ini cenderung cukup kuat, sehingga tahan terhadap berbagai topping unik seperti pasta kacang pedas atau tōbanjan, jagung manis, daun bawang, bawang bombai, tauge, tumis perut babi, kubis, biji wijen, lada putih , dan cincang bawang putih. Mie biasanya tebal, keriting, dan sedikit kenyal.

5. Tsukemen Ramen

Tsukumen Ramen

Tsukumen adalah jenis ramen yang populer, di mana mie dan kaldu disajikan secara terpisah. Itu dimakan dengan mencelupkan mie ke dalam kaldu, dan hidangan itu ditemukan oleh Kazuo Yamagishi, seorang pemilik restoran dari Tokyo, pada tahun 1961.

Mie biasanya disajikan dingin, sedangkan kaldu panas. Kaldu itu sendiri jauh lebih tebal dan memiliki rasa yang lebih kuat, yang sempurna untuk dicelupkan. Taburan juga disajikan di samping, dan mungkin termasuk nori, chashu, menma, tamago dan telur rebus.

Jadi, ambil sumpit kamu dan beri tahu kami tentang jenis Ramen favorit kamu di komentar di bawah!


Comments

There are no comments yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hal Menyenangkan untuk Dilakukan di Rumah Bersama Keluarga

Hal Menyenangkan untuk Dilakukan di Rumah Bersama Keluarga

3 Zodiak Paling Mungkin Memiliki Hubungan Putus Nyambung

3 Zodiak Paling Mungkin Memiliki Hubungan Putus Nyambung